Investasi

Kemahalan, Pengusaha Logistik Minta Tarif Tol Trans Jawa Turun hingga 50%

Pengusaha logistik meminta tarif tol Trans Jawa diturunkan karena dianggap kemahalan. Salah satunya Asosiasi Logistik Indonesia (ALI) meminta tarif turun hingga 50%.

“Biaya tol, kalau kita suruh bayar nggak bisa segitu, setengahnya, (tarif turun) kalau bisa setengahnya,” kata Wakil Ketua Umum ALI Mahendra Rianto usai melakukan pertemuan dengan Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution, Jakarta, Rabu (6/2/2019).

Dia juga meminta agar tol yang sudah lama beroperasi dapat menyesuaikan penurunan tarif.

“Kedua ada sesi-sesi yang memang sebetulnya memang sudah lama dipakai (tarifnya) dikurangi dong, contohnya (ruas tol) Jakarta-Cikampek, sudah berapa tahun itu mestinya diturunin. Kemudian (tol) Jagorawi sudah dari tahun 78/80 ya, turunin gitu lho,” sebutnya.

Wakil Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) Nofrisel juga meminta ada penurunan tarif tol. Paling tidak ada penurunan sekitar 20%.

“Nanti kita cari angkanya lah sama sama (usulan penurunan tarif). Tapi saya sudah bilang kalau bisa sih di bawah 20%,” sebutnya dalam kesempatan terpisah.

Pihaknya sedang melakukan kajian lebih dalam. Nantinya usulan tersebut akan disampaikan ke badan usaha jalan tol (BUJT).

“Ini kan baru kita kaji lebih mendalam, kita juga ingin matangkan dulu lah sama sama,” tambahnya. (hns/hns)

Detik.com

Related Articles

Leave a Reply

Close
Close