Perdagangan

Kopi Indonesia jadi ‘Market Leader’ di Rusia

Russia merupakan negara yang memiliki tingkat konsumsi kopi yang cukup besar dibandingkan dengan negara-negara lainnya. Tidak hanya di kalangan dewasa, anak remaja pun sudah mengenal kopi.

Salah satu produk kopi Indonesia, Torabika Cappucino (PT. Mayora) sukses menjadi market leader di Rusia dengan target audience utamanya di generasi milenial. Upaya Mayora untuk menembus pasar Rusia sudah berlangsung selama lima tahun terakhir.

Sepanjang 2018, nilai ekspor Mayora sudah mencapai Rp140 milyar, dengan pengiriman 1.000 kontainer atau naik sebanyak 131% dari tahun 2017.

“Kami berharap keberhasilan menembus pasar ekspor ke Rusia dapat memberikan inspirasi dan membangkitkan rasa percaya diri, rasa bangga sebagai Indonesia,” ujar Presiden Direktur Mayora Group Andre Atmadja dalam keterangan resmi, Kamis (7/2/2019).

Baca juga: Perusahaan Arab Borong Buah dan Sayuran Indonesia

Menurut Andre, hal ini membuktikan bahwa produk dengan merek dari Indonesia bukanlah produk inferior, tetapi mampu bersaing di market global bahkan menjadi pemimpin pasar. Pihaknya bahkan berencana untuk membangun pabrik di Rusia.

“Kemungkinan itu ada, namun kita perlu memperhitungkan nilai keekonomian kita di sana. Jika nilai keekonomiannya masuk, maka pendirian pabrik di Rusia bisa dilakukan,” ungkap Andre, seperti diberitakan Antara, kemarin.

Andre menambahkan, kemungkinan membuka pabrik di Rusia dapat dicapai jika Mayora mampu mengekspor produknya senilai 100 juta dolar AS pada masa mendatang. “Idealnya untuk set up pabrik capai 100 juta dolar AS. Tantangannya adalah kompetisi di lapangan, kami harus senantiasa memenagkan persaingan, harga yang affordable, distribusi, dan awareness,” ujarnya.

Baca juga: Indonesia Kirim Gerbong Kereta Api ke Bangladesh

Pada kesempatan yang sama, Menteri Perdagangan RI, Enggartiasto Lukita mengapresiasi langkah Mayora yang mampu menembus pasar Rusia untuk produk kopinya. “Kami mengapresiasi dan mendorong agar Mayora dapat terus meningkatkan ekspornya, jangan hanya kopi, kalau bisa semua produk bisa menembus pasar Rusia,” kata Enggar. (rls/ant/bas)

Kabare.id

 

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
Close